Efektivitas Penggunaan Media Balok Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Logika Matematika Anak Usia Dini
Kode
: 1683/P
Jenis Penelitian
: Kompetitif
Metode Penelitian
: SURVEY
Tahun Penelitian
: 2010
Sumber Dana
: UPI
Fakultas
: FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
Peneliti
- Dra.Hj. ERNAWULAN SYAODIH M.Pd.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh kebutuhan dilakukannya peningkatan kualitas pembelajaran logika
matematika anak usia dini, hal ini melihat fenomena di lapangan bahwa
pemahaman anak terhadap matematika masih abstrak, masih adanya asumsi bahwa
belajar matematika itu sulit, pemanfaatan media yang belum maksimaldan peran guru yang masih kurang komunikatif
selama proses pembelajaran. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini
adalah bagaimana efektivitas penggunaan media balok dalam meningkatkan
kualitas pembelajaran logika matematika anak usia dini.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Kuasi
Eksperimen, yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan anak TK Juwita tahun
ajaran 2010-2011. Penelitian ini dilakukkan melalui observasi sebagai
teknik pengumpulan data. Hasil penelitian mengenai efektivitas penggunaan media balok dalam
meningkatkan kualitas pembelajaran logika matematika anak usia dini menunjukkan: (1) Kondisi awal pembelajaran logika
matematikaanak kelas eksperimen maupun
kelas kontrol cenderung sama dimana rata-rata skor pembelajaran logika matematika anak kelas eksperimen adalah sebesar 20,1 % sedangkan rata-rata skor pembelajaran logika
matematika anak di kelas kontrol adalah
sebesar 20,3%. Kondisi
akhir pembelajaran
logika matematika anak di kelas eksperimen yang
mendapat perlakuan pembelajaran dengan menggunakan media balok nampak berbeda dengan kondisi
akhir pembelajaran
logika matematika anak di kelas kontrol yang tidak
diberi perlakuan serupa dimana rata-rata skor pembelajaran logika matematika di kelas eksperimen adalah
sebesar 34,90%,
sedangkan rata-rata skor di kelas kontrol hanya sebesar 28,5%.Hasil uji beda dengan menggunakan
mann whitney menunjukkan bahwa memang terdapat perbedaan yang signifikan antara pembelajaran
logika matematika yang menggunakan media balok dengan pembelajaran logika
matematika yang tidak menggunakan media balok dalam pembelajarannya. Artinya, proses
pembelajaran logika matematika yang menggunakan media balok lebih evektif dibandingkan
dengan pembelajaran logika matematika dengan tidak menggunakan media balok.Saran penelitian (1) untuk
mengatasi kesulitan dalam pembelajaran logika matematika maka guru disarankan
untuk menggunakan media balok sebagai sarana atau media penyampai materi
pembelajaran; (2) anak perlu dibekali pemahaman bahwa pembelajaran logika
matematika itu menyenangkan; (3) penelitian ini difokuskan pada pembelajaran
logika matematika dengan menggunakan media balok, maka disarankan kepada
peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan
media lain.
Key Word : Pembelajaran logika Matematika, Anak
Usia Taman Kanak-kanak