headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

STUDI KOMPARATIF TENTANG METODE PENAFSIRAN ANTARA TAFSIR AL-MARAGHI DAN IBNU KATSIR SERTA IMPLIKASINYA DALAM PENGAJARAN TAFSIR

Kode : 899/B
Jenis Penelitian : Kompetitif
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2010
Sumber Dana : UPI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
Peneliti - Drs. MASOR
Abstrak

 



 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh miskinnya inovasi pembelajaran
dalam mata kuliah tafsir, padahal para mufassirin sudah banyak memberikan
berbagai metode penafsiran antara lain pendekatan maudhu’i dan
tafshili
. Untuk mengisi kekosongan ini peneliti tertarik untuk
membandingkan dua tokoh tafsir yaitu Ibnu Katsir dan Al-Maraghi dalam hal
metode penafsirannya. Tujuan penelitian adalah menemukan penafsiran surat al-Fath
ayat 29 dari dua sumber tafsir yaitu : tafsir al-Maraghi dan tafsir Ibnu Katsir.
Untuk memperoleh gambaran tersebut penulis berusaha menggali makna hakiki dan
sumber utamanya yaitu kedua kitab tafsir tersebut dibantu dengan kitab-kitab
lain sebagai pedoman dasar umat Islam disertai dengan pendapat para ulama dan
ahli tafsir.


Secara praktis hasil penelitian ini diharapkan dapat
memberikan sumbangan pemikiran ke arah pengembangan kualitas pemahaman
Al-Qur'an. Sehingga secara operasional dapat memberikan bahan informasi dan
kajian empirik bagi para pemikir Islam, khususnya dalam mengembangkan dan
mengimplementasikan formula yang tepat mengenai penafsiran Al-Qur'an secara terintegrasi
dalam proses pendidikan dewasa ini. Hasil yang diharapkan dari studi ini adalah
inovasi pembelajaran mata kuliah tafsir di jurusan pendidikan bahasa Arab
sehingga mampu meningkatkan kualitas hasil dan proses pembelajaran.



Metode yang digunakan deskriptif analitis, pendekatan
yang digunakan adalah library research dan content analysis.
Dalam operasionalisasinya digunakan pendekatan kualitatif melalui analisis
logis.



Hasil penelitian
menunjukkan bahwa metode penafsiran tafsir al-Maraghi adalah menyampaikan
ayat-ayat diawal pembahasan, penjelasan kata-kata yang sulit, pengertian ayat
secara ijmal, menyebutkan asbab an-nuzul jika ada riwayat yang
menjelaskannya, pengertian ayat secara terperinci, dan menyebutkan kesimpulan
ayat yang ditafsirkan.



                  Sedangkan metode penafsiran
tafsir Ibn Katsir adalah menyajikan sekelompok ayat yang berurutan, yang
dianggap berkaitan dan berhubungan dalam tema kecil, menafsirkan ayatnya dengan
muqoranah al-ayat atau membandingkan dengan ayat lainnya, menafsirkan
ayatnya dengan menyebutkan riwayat-riwayat atau hadits-hadits yang lengkap
dengan sanadnya, kemudian menyebutkan kisah-kisah yang berhubungan dengan
penafsiran ayat yang sedang ditafsirkan tentu saja kisah-kisah yang disampaikan
itu disebutkan jalur periwayatannya.



Kata kunci : Bandung
Download File STUDI-KOMPARATIF-TENTANG-METODE-PENAFSIRAN-ANTARA-TAFSIR-AL-MARAGHI-DAN--IBNU-KATSIR-SERTA-IMPLIKASINYA-DALAM-PENGAJARAN-TAFSIR-.doc