headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

PENGEMBANGAN MODEL INTEGRATIF PENDIDIKAN NILAI BEBASIS TRADISI PESANTREN (Penelitian Interpretatif-Hermeneutis terhadap Fenomena Pendidikan Nilai di Pesantren Alumni Pondok Modern Gontor, Al-Basyariyah)

Kode :
Jenis Penelitian : Hibah Disertasi Doktor
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2010
Sumber Dana : UTU UPI
Fakultas : LEMBAGA PENELITIAN
Peneliti -
Abstrak Penelitian
ini dilaksanakan dalam rangka mengembangkan metodologi pendidikan nilai melalui
kajian mendalam terhadap fenomena pendidikan di lembaga pendidikan tradisional,
yaitu pesantren, dengan target khusus terumuskannya suatu “model
integratif” pendidikan nilai, yang dapat diimplementasikan dalam praxis
pendidikan nilai di sekolah dalam rangka pembentukan karakter. Untuk mencapai
tujuan, data-data empiris didapatkan secara grounded,
melalui studi kasus pada Pesantren Alumni Pondok Modern Gontor,
Al-Basyariyah dengan pendekatan kualitatif.
Pertanyaan
pokoknya adalah
Bagaimanakah
Model Pendidikan Nilai Integratif yang dikembangkan melalui Penelitian
Interpretatif-Hermeneutis terhadap Fenomena Pendidikan Nilai di Pondok
Pesantren  Al-Basyariyah? Permasalahan
pokok penelitian ini dapat dijabarkan dalam sub-sub permasalahan berikut:
Dalam proses tersebut, metode
yang digunakan adalah observasi-partisiptif, wawancara dan studi dokumenter.
Dalam penafsiran data yang diperoleh, digunakan pendekatan interpretatif-hermeneutis.
 Enam langkah yang dilakukan untuk mencapai target tersebut,  adalah peneliti: (1) masuk dan berbaur ke komunitas Pesantren; (2) memotret
situasi dan membaca peristiwa;
(3) melakukan pemaknaan melalui metode
interpretatif-hermeneutis; (4) mendeskripsikan struktur fenomenologis
kependidikan di Pesantren Al-Basyariyah; (5) merumuskan konsep teoritis &
praktis pendidikan nilai; (6) menyusun
suatu konstruk model hipotetis
pendidikan nilai yang dapat diaplikasikan di sekolah.
Hasil  penelitian menunjukkan bahwa pendidikan di
Al-Basyariyah memadukan dua system pendidikan Islam di Indonesia, yaitu
Pesantren Salafiyyah dan Madrasah Aliyah dalam satu kesatuan, sehingga dapat
diangap sebagai suatu terobosan baru dan pendidikan Islam alternatf dalam
menjawab tuntutan zaman, yang semakin pragmatis. Pesantren ini menekankan pada
pembinaan akhlak melalui penerapan disiplin yang ketat.
Oleh karena itu, penanaman
nilai, yaitu nilai-nilai ke-Islaman, mendapat perhatian sungguh dan serius,
sehingga hampir menyita keseluruhan kegiatan pendidikan. Untuk mencapai hal
tersebut dibangun suatu pola pendidikan nilai yang integral dan dilaksanakan
secara simultan. Pola pendidikan tersebut bertumpu pada 4 basis pendidikan yang
saling terkait, yaitu (1) Fungsionalisasi secara tepat potensi-potensi edukatif
yang dimiliki, yaitu Kiai, guru, kurikulum, sarana fisik dan non-fisik,
institusi, dan ruang/waktu untuk menumbuhkan nilai moral; (2) Subjek-didik yang
dipandang sebagai manusia fisiko-bio-pasikho-spiritual secara utuh yang harus
dibina secara totalitas dan simultan; (3) Variasi metode yang disesuaikan
dengan tuntutan segmen kemanusiaan yang dijadikan objek-didik-nilai; dan (4)
Ruh pendidikan, yang dibangun dengan prinsip ibadah, dengan nilai-nilai
ikhlash, mencari ridha
Allah, penuh rahmah, cinta kemanusiaan, 
cinta kebaikan, niat baik, dan tidak melanggar norma agama. Pola ini dapat disebut dengan
“spiritual paedagogis,” yaitu suatu upaya mendidik (me”manusia”kan manusia) yang
berbasis pada nilai spiritual dari setiap fihak yang terlibat di dalamnya.
Dengan demikian, apa yang disebut sebagai Model
Pendidikan NIlai Integratif itu dapat dirumuskan sebagai “pemanfaatan segala
potensi edukatif secara integral tanpa batas ruang dan waktu dalam membinakan
nilai-nilai kepada subjek-didik sebagai makhluk “fisiko-bio-psikho-spiritual”
secara utuh melalui berbagai metode yang selaras dengan objek-didik-nilai.


 



Kata kunci: model integratif;
pendidikan nilai; tradisi pesantren; spiritual-paedagogis.



 

Kata kunci :
Download File PENGEMBANGAN-MODEL-INTEGRATIF PENDIDIKAN-NILAI-BEBASIS-TRADISI-PESANTREN (Penelitian--Interpretatif-Hermeneutis-terhadap Fenomena-Pendidikan-Nilai-di-Pesantren-Alumni Pondok-Modern-Gontor,-Al-Basyariyah).doc