Analisis Implementasi Strategi Perkuliahan Kolaboratif Berbasis Masalah dalam Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Kemampuan Komunikasi Matematis, dan Keyakinan terhadap Pembelajaran Matematika, Djamilah
Kode
:
Jenis Penelitian
: Hibah Disertasi Doktor
Metode Penelitian
: SURVEY
Tahun Penelitian
: 2010
Sumber Dana
: UPI
Fakultas
: LEMBAGA PENELITIAN
Peneliti
-
Abstrak
Banyak siswa menganggap matematika sebagai
pelajaran yang sulit. Anggapan tersebut sebagian berdasarkan pengalaman yang
diperoleh siswa selama belajar matematika. Para guru matematikalah yang
memegang peran penting dalam membangun anggapan atau gambaran siswa terhadap
pelajaran matematika. Agar nantinya dapat memberi gambaran yang wajar tentang
matematika kepada siswa, mahasiswa calon guru matematika perlu menguasai
kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan komunikasi matematis, serta
memiliki keyakinan yang positif terhadap pembelajaran matematika. Namun,
sebagian mahasiswa lemah dalam kedua kemampuan tersebut. Strategi perkuliahan
kolaboratif berbasis masalah ditawarkan sebagai alternatif untuk mengatasi
sebagian masalah yang menyangkut kelemahan mahasiswa calon guru matematika. Dengan
latar belakang yang demikianlah penelitian ini dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis implementasi strategi perkuliahan kolaboratif berbasis masalah
dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis, kemampuan komunikasi
matematis, dan keyakinan terhadap pembelajaran matematika, untuk mahasiswa
calon guru matematika, baik mahasiswa program reguler (yang diterima melalui
jalur PBU atau SNMPTN) maupun mahasiswa program non reguler (yang diterima
melalui jalur selain PBU dan SNMPTN). Jenis penelitian ini adalah eksperimen.
Rancangan yang digunakan adalah faktorial 2 × 2, dengan 3 variabel terikat.
Subyek penelitian terdiri dari 83 mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika, FMIPA Universitas Negeri
Yogyakarta yang menempuh perkuliahan Matematika Diskret periode September –
Desember 2009. Instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan pemecahan
masalah, soal tes kemampuan komunikasi matematis, skala psikologi untuk
mengukur peningkatan keyakinan mahasiswa, lembar observasi, dan pedoman
wawancara. Teknik analisis data menggunakan MANOVA 2 jalur, dengan taraf signifikansi sebesar 0,05.
Dari hasil analisis data dapat
disimpulkan bahwa strategi perkuliahan kolaboratif berbasis masalah lebih
unggul dari strategi perkuliahan konvensional dalam hal mengembangkan kemampuan
pemecahan masalah matematis, kemampuan komunikasi matematis, dan keyakinan
mahasiswaterhadap pembelajaran
matematika, baik untuk mahasiswa program reguler maupun non reguler. Keunggulan
lain adalah kesiapan, keterlibatan, dan antusiasme mahasiswa calon guru
matematika yang mengikuti perkuliahan dengan strategi kolaboratif berbasis
masalah lebih tinggi dibandingkan mereka yang mengikuti perkuliahan dengan
strategi konvensional.
Kata
kunci: kolaboratif, berbasis masalah, pemecahan masalah
matematis, komunikasi matematis, keyakinan.