headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Politik luar Negri Australia pasca perang Pasifik dalam hubungannya dengan Negara-Negara lain

Kode :
Jenis Penelitian : Kompetitif
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2008
Sumber Dana : UTU UPI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Peneliti - Dr.Hj. HANSISWANY KAMARGA M.Pd.
Abstrak Penelitian ini bertujuan memperoleh jawaban terhadap arah pergeseran politik luar negeri Australia setelah perang Pasifik. Metode yang digunakan adalah metode historis dengan pendekatan analisis kualitatif. Penelitian menghasilkan bahwa: 1) secara kronologis politik luar negeri Australia terbagi atas masa pembentukan awal sebagai koloni Inggris yang sepenuhnya bergantung pada kebijakan Inggris, kemudian bergeser menjadi dekat dengan Amerika Serikat setelah terjadinya perang Pasifik, dan terakhir adalah piolitik Australia masa kini yang memposisikan dirinya sebagai negara kulit putih tetapi menyadari jatidirinya yang terletak di Pasifik Selatan, 2) tiga pilar yang menjadi arah politik luar negeri Australia yakni Tradisi Menzies (partai liberal) yang digambarkan sebagai tradisi realistik, pragmatis, dan berpusat pada kekuatan. Tradisi Evatt (partai buruh) yang memperlihatkan gambaran nasionalis dan internasionalis, Tradisi Spender & Casey ( partai Liberal) menekankan pada pentingnya wilayah regional dan kerjasama aktif dengan Asia. Dengan gambaran tentang arah politik luar negeri Australia yang demikian maka disimpulkan bahwa Australia seyogyanya dapat menempatkan dirinya sebagai negara kulit putih yang berada dalam lingkungan budaya kulit berwarna. Membuka keterisolasian Australia adalah dengan cara membuka diri dan menempatkan diri sebagai bagian dari Asia Tenggara-Pasifik Selatan.
Kata kunci :
Download File Politik-luar-Negri-Australia-pasca-perang-Pasifik-dalam-hubungannya-dengan-Negara-Negara-lain.doc