Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia
MODEL PENGEMBANGAN KECAKAPAN PENGARAHAN DIRI DENGAN PENDEKATAN KONSELING PENGEMBANGAN UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR SISWA |
|
| Kode | : |
|---|---|
| Jenis Penelitian | : Hibah Bersaing |
| Metode Penelitian | : SURVEY |
| Tahun Penelitian | : 2010 |
| Sumber Dana | : UPI |
| Fakultas | : FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN |
| Peneliti |
- Uman Suherman |
| Abstrak | Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) berkualitas dapat dicapai terutama melalui peran konselor yang kompeten. Oleh karena itu, penelitian ini secara umum bertujuan untuk membuat model pelatihan pengembangan kompetensi konselor dalam meningkatkan kualitas layanan BK di sekolah dengan menggunakan SERVQUAL dari bidang manajemen marketing sebagai dasar pengembangan model. Target khususnya adalah perangkat model pelatihan mencakup: kurikulum dan bahan ajar; strategi dan media pelatihan; instrumen parameter ukur kompetensi konselor meningkatkan kualitas layanan BK; dan manual bagi implementasi model pelatihan. Target dicapai menggunakan metode research and development dalam tiga tahap. Tahap pertama, mengkaji konsep model pelatihan yang didasari oleh literatur tentang model SERVQUAL yang dikombinasikan dengan komponen program BK; dan menyusun model konseptual format awal, instrumen parameter kualitas layanan BK dan kompetensi konselor, materi intervensi, strategi dan media, dan kriteria ukur efektivitas model. Pengembangan model pelatihan pengembangan kompetensi konselor sekolah didasarkan atas tinjauan empiris dan analisis terhadap kualitas layanan bimbingan dan konseling serta tingkat penguasaan kompetensi konselor baik SMP maupun SMA di Kota Bandung. Berdasarkan hasil analisis, Kualitas layanan bimbingan dan konseling di SMP dan SMA Kota Bandung tergolong rendah atau buruk, baik aspek kehandalan, bukti fisik, empati, responsif dan jaminan kualitas layanannya. Sedangkan komtensi konselor tergolong memadai atau baik. Namun bila dianalisis per aspek kompetensi yang harus dikuasai masih terdapat beberapa dimensi kompetensi yang belum dikuasai, seperti: pengelolaan program bk; penguasaan asesmen, riset dan evaluasi bk termasuk kolaborasi dengan pihak-pihak yang terkait dengan bk. Sangat nampak bahwa tingkat penguasaan kompetensi konselor berpengaruh terhadap kualitas layanan bimbingan dan konseling, walaupun di sadari pula bahwa terdapat variabel yang berpengaruh di samping kompetensi konselor. Oleh karena itu rekomendasi tidak hanya berkaitan dengan model pelatihan pengembangan kompetensi konselor tetapi disarankan bahwa pengambil kebijakan layanan bk baik sekolah maupun lembaga penjamin mutu pendidikan harus secara konsisten dan berkesinambungan dalam hal penentuan aturan kinerja, penilaian, supervisi sampai dengan bentuk pelatihannya |
| Kata kunci | : |
| Download File | MODEL-PENGEMBANGAN-KECAKAPAN-PENGARAHAN-DIRI-DENGAN-PENDEKATAN-KONSELING-PENGEMBANGAN-UNTUK-MENINGKATKAN-EFEKTIVITAS-BELAJAR-SISWA.doc |