Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia
MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS MASALAH (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI DI KOTA BANDUNG |
|
| Kode | : |
|---|---|
| Jenis Penelitian | : Kompetitif |
| Metode Penelitian | : SURVEY |
| Tahun Penelitian | : 2010 |
| Sumber Dana | : UPI |
| Fakultas | : FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL |
| Peneliti |
- Encep Supriatna |
| Abstrak | Penelitian ini mengambil judul tentang?Pembelajaran Sejarah Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa?, di SMA Negeri 14 Kota Bandung. Penelitian ini difokuskan bagaimana pembelajaran sejarah dapat menarik inisiatif dan kreatifitas siswa teruatama untuk menggali potensi peserta didik dengan pembelajaran sejarah yang berbasis masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dengan menerapkan serangkaian siklus pembelajaran. Adapun langkah-langkahnya adalah (1) perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi dan (4) Refleksi. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah para siswa kelas XI program IPS dengan jumlah siswa 39 orang dan satu orang guru sejarah. Data didapatkan dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap guru dan siswa. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan cara (1) Triangulasi, yaitu dengan mengkonfirmasi ke beberapa pihak, (2) Saturation, mengecek ulang data yang terkumbul (3) Member check, mengkonfirmasi kepada subjek dan objek penelitian dan (4) Expert opinian dan terakhir meminta pendapat para ahli. Berdasarkan hasil penelitian maka di dapat hasil sebagai berikut. Hasil penelitian tindakan dengan tiga siklus pada mata pelajaran sejarah program IPS kelas XI SMA Negeri 14 Kota Bandung, menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran diskusi dengan basis masalah sebagai titik poinnya dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, selanjutnya dengan peningakatan pemahaman maka berdampak pada kemampuan mereka menjawab pertanyaan pada saat test akhir, dengan dapat menjawab soal-soal yang mayoritas betul, maka skor dan nilai yang didapat juga menjadi tinggi, nilai adalah salah satu indikator prestasi siswa yang diakui selama ini dalam proses pembelajaran. Dilihat dari hasil rata rata nilai siswa mayoritas siswa dapat memenuhi standar ketuntasan minimum yaitu sebesar 75, bahkan ada yang mencapai 82, dari yang tadinya 54. Ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis masalah maka pemahaman siswa meningkat yang berdampat juga pada kemampuan mereka menjawab soal-soal dengan baik sehingga prestasinya meningkat. |
| Kata kunci | : Pembelajaran Sejarah, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Prestasi Belajar Siswa. |
| Download File | MENGEMBANGKAN-PEMBELAJARAN-SEJARAH-BERBASIS-MASALAH-(PBL)-UNTUK-MENINGKATKAN-PRESTASI-BELAJAR--SISWA--SMA-NEGERI-DI-KOTA-BANDUNG.doc |