headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Paradigma Pendidikan Karakter Bangsa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Berbasis Budaya

Kode : 971/B
Jenis Penelitian : Fundamental
Metode Penelitian : KUANTITATIF
Tahun Penelitian : 2011
Sumber Dana : DIKTI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
Peneliti - Dra. ISAH CAHYANI M.Pd.
- Dra. YETI MULYATI M.Pd.
Abstrak

Pendidikan karakter bangsa berbasis budaya di Sekolah Dasar bertujuan melaksanakan pendidikan sesuai dengan fitrahnya, yaitu mengembangkan potensi manusiawi
peserta didik menghadapi perannya di masa mendatang.
Pendidikan karakter bangsa secara integratif memadukan potensi generik dan
spesifik
untuk memecahkan dan menghadapi
problema kehidupan. Pendidikan kecakapan hidup berbasis nilai-nilai budi
pekerti di
SD mendasari perilaku, pola
tindak
, dan sikap yang mendasari anak mencapai kesuksesan
dalarn kehidupannya di masa mendatang.



Pembekalan nilai-nilai universal yang berupa
kejujuran, rasa hormat, santun, kemandirian kerja keras, toleransi dan
sebagainya menjadi kajian yang seharusnya menjadi wawasan guru sepanjang
rentang pergaulannya dengan
peserta didik,
sehingga pendidikan di sekolah pun perlu secara sadar dirancang dan dikelola
sedemikian rupa sehingga dalam proses pembelajaran siswa terjadi pula proses
pembentukan sikap dan perilaku yang baik
melalui pendidikan karakter bangsa.



Banyak faktor
penghambat yang  dihadapi oleh sekolah
dalam mengimplementasikannya, baik faktor internal dari sekolah sendiri maupun
faktor ekstemal, khususnya pemahaman dan kemampuan guru dalam mengembangkan
pendidikan
karakter bangsa.   Karena
bukan hal yang sederhana me
ngubah
paradigma guru
dalam melaksanakan model
pengelolaan pembelajaran konvensional yang telah mengakar dalam pola
perilakunya.



Hasil
penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasarkan hasil analisis SK-KD bahasa



Indonesia,
n
ilai-nilai
karakter yang muncul di antaranya senang membaca, patriotisme, menghargai orang
lain, toleransi, persahabatan, kepedulian, komunikatif, religious, kejujuran,
disiplin, kreatif, ulet, percaya diri, rasa ingin tahu, berani, percaya diri,
dan kritis
;
(2) nilai-nilai karakter belum tercantum secara eksplisit dalam RPP untuk
berbagai jenis sekolah SD; (3) pada sekolah berbasis agama dan multikultural,
penanaman karakter sudah direncanakan dan dibiasakan dalam lingkungan sekolah
dan kelas; (4) pada sekolah berbasis agama dan multikultural,perilaku guru
dalam penanaman nilai-nilai karakter dilakukan melalui kegiatan rutin,
pengondisian, dan keteladanan serta pembiasaan; (5) pada  SD tradisional dan potensial pendidikan
karakter selain belum tercantum dalam RPP, hanya diselipkan guru dalam proses
pembelajaran.  Misalnya dalam
pembelajaran bahasa Indonesia diberikan dalam bentuk dongeng  Dengan demikian, pelaksanaan pendidikan
karakter di SD masih harus disempurnakan, terutama pencantuman nilai-nilai
karakter dalam RPP untuk semua SD dan pembiasaan serta pengondisian lingkungan
sekolah dan kelas pada SD tradisional dan potensial.



Penelitian dilaksanakan pada empat SD di kota Bandung
yang ditetapkan secara purposif, dengan mempertimbangkan paradigma dan visi
misi SD yang meliputi SD konvensional (SD Pasirkaliki) , SD berbasis agama (SD
Muhammadiyah), SD Potensial (SD Sukarasa) dan SD Multiculture (SD Slamet
Riyadi)
. Fokus penelitian pada analisis
SK-KD, RPP, dan observasi
pembelajaran
serta wawancara mendalam dengan
guru
.



 


 

Kata kunci : paradigma, pengembangan, pendidikan, nilai-nilai, karakter.
Download File Paradigma-Pendidikan-Karakter-Bangsa-dalam-Pembelajaran-Bahasa-Indonesia-di-Sekolah-Dasar-Berbasis-Budaya.doc