headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

PENGGUNAAN METODE PECS (Picture Exchange Communication System) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK AUTIS

Kode :
Jenis Penelitian : Dosen Muda
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2014
Sumber Dana : BOPTN DIKTI
Fakultas : FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
Peneliti -
-
- Dra.Hj. NENI MEIYANI M.Pd.
Abstrak Komunikasi sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari dapat terjadi secara verbal maupun nonverbal. Dengan berkomunikasi kita dapat membuat orang lain mengerti apa yang kita inginkan atau butuhkan. Jika kemampuan komunikasi ini tidak ada , tentu sulit bagi orang lain untuk mengerti apa yang kita inginkan.Gan gguan kualitatif dalam komunikasi merupakan salah satu karakteristik yang dimiliki oleh anak autis. Dengan adanya gangguan ini, anak autis seringkali sulit mengungkapkan berbagai hal baik tentang dirinya maupun lingkungan di sekitarnya. Pada anak autis terjadi perkembangan bicara yang terlambat atau dapat sama sekali tidak berkembang dan anak tidak berusaha untuk berkomunikasi secara nonverbal. Bila anak autis dapat bicara maka bicaranya sering tidak dipakai untuk berkomunikasi. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah metode yang tepat untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak autis. Metode PECS (Picture Exchange Communication System) merupakan suatu pendekatan yang dapat dijadikan alternative dalam melatih komunikasi anak autis karena metode ini menyesuaikan dengan karakteristik komunikasi dan keunikan-keunikan anak autis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu pendekatan dalam rangka meningkatkan kemampuan komunikasi, mengetahui kemampuan komunikasi anak autis sebelum dan sesudah intervensi dan mengetahui sejauh mana pengaruh metode PECS untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak autis. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang anak autis yang mengalami hambatan dalam komunikasi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan pendekatan Single Subject Reserch dengan desain penelitan A-B-A. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mean level kemampuan awal subjek 1 dalam kemampuan komunikasi pada baseline-A (A-1) sebesar 4,7 pada fase intervensi memperoleh mean level 6,5, sedangkan pada fase baseline-2 (A-2) setelah diberikan intervensi mendapatkan mean level sebesar 10. Sedangkan kemampuan awal subjek 2 dalam kemampuan komunikasi pada baseline-A (A-1) sebesar 5,7 pada fase intervensi memperoleh mean level 7,63, sedangkan pada fase baseline-2 (A-2) setelah diberikan intervensi mendapatkan mean level sebesar 11. Hasil penelitian kedua subjek di atas memiliki arti bahwa terdapat peningkatan kemampuan komunikasi anak autis pada kedua subjek.
Kata kunci : Kemampuan Komunikasi Anak Autis, PECS (Picture Exchange Communication System)
Download File PENGGUNAAN-METODE-PECS-(Picture-Exchange-Communication-System)- UNTUK-MENINGKATKAN-KEMAMPUAN-KOMUNIKASI- ANAK-AUTIS.doc