headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Analisis Konten Buku Teks Pembelajaran Fisika SMP se Kota Bandung Berdasarkan Katagori Literasi Sains dan Komparasi Terhadap Konten Buku Sains Terbitan Luar Negeri dari Segi Literasi Sains

Kode : 1223/M
Jenis Penelitian : Dosen Muda
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2014
Sumber Dana : BOPTN DIKTI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA
Peneliti - Dra. HUSMY YUNIARTY HUZAR
Abstrak Terpuruknya posisi Indonesia dari tahun ke tahun dalam berbagai penilaian internasional khususnya PISA (Programme of International for Student Assessment) dalam bidang literasi sains menimbulkan keprihatinan. Berbagai penelitian pembelajaran telah banyak dilakukan dan diimplementasikan untuk meningkatkan literasi sains namun hasilnya masih tidak banyak berubah secara signifikan. Peneliti bermaksud untuk mencari alternative solusi untuk meningkatkan literasi sains dari segi buku teks, dimana buku teks merupakan sumber belajar yang sangat dekat dengan siswa. Penelitian ini merupakan rangkaian penelitian panjang yang berujung di pembuatan bahan ajar berdasarkan keseimbangan kategori literasi sains, namun untuk menuju kesana, maka di tahun pertama peneliti menganalisis konten buku teks pelajaran Fisika yang banyak digunakan berdasarkan kategori literasi sains. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dan content analysis dengan merujuk pada metode analisis konten yang dibuat oleh Chiappetta, Fillman dan Sethna (1991). Selain itu, di tahun pertama juga peneliti membandingkan konten buku teks pelajaran Fisika yang banyak digunakan dengan buku sains terbitan Luar Negeri dalam hal ini mencoba membandingkan dengan buku terbitan Singapura yang dalam beberapa penilaian internasional selalu berada di posisi teratas. Dari penelitian didapat, bahwa buku-buku teks pelajaran Fisika yang paling banyak digunakan di Kota Bandung, memuat kategori literasi sains yang tidak seimbang. Rata-rata prosentase aspek literasi sains yang paling banyak (rata-rata 46%) yaitu aspek pengetahuan sains dari empat aspek literasi sains yang diteliti sedangkan aspek literasi sains yang paling sedikit yaitu interaksi sains, teknologi dan masyarakat sebesar 12%, selain itu hanya 2 dari 7 buku teks yang diteliti, yang memunculkan sub aspek literasi sains menyebutkan jenis karir di bidang sains dan teknologi dengan prosentase masing-masing sebesar 1,80% dan 0,16% (Sari, 2014). Sedangkan Konten buku sains terbitan luar negeri (Singapura) juga mencerminkan ketidak seimbangan kategori literasi sains, namun berbeda dengan buku sains dalam negeri dimana, prosentase aspek literasi sains yang paling banyak (rata-rata 58%) yaitu Sains sebagai cara berfikir; Pengetahuan sains sebesar 27%; Penyelidikan sains 11% dan interaksi sains, teknologi dan masyarakat sebesar 4%. Ada kecenderungan yang berbeda yaitu pada proporsi kemunculan aspek Pengetahuan Sains, namun juga ada kecenderungan yang sama yaitu pada aspek Interaksi sains, teknologi dan masyarakat yang kemunculannya baik pada buku teks sains terbitan dalam negeri maupun terbitan luar negeri, memiliki urutan terendah. Dalam penelitian ini juga, diukur interater reliability dari 2 orang ahli sebesar 0,98.
Kata kunci : Content Analysis, Literasi sains, buku teks pelajaran Fisika
Download File Analisis-Konten-Buku-Teks-Pembelajaran-Fisika-SMP-se-Kota-Bandung-Berdasarkan-Katagori-Literasi-Sains-dan-Komparasi-Terhadap-Konten-Buku-Sains-Terbitan-Luar-Negeri-dari-Segi-Literasi-Sains.doc