headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Penciptaan Model Perubahan Lingkungan di Koridor Jalan untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Kode : 1318/T
Jenis Penelitian : PPKBK
Metode Penelitian : Kuantitatif & Kualitatif
Tahun Penelitian : 2013
Sumber Dana : BOPTN DIKTI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
Peneliti - Drs. WAHYU WIBOWO MT.
- Dr. Drs.Ir.H. ISKANDAR MUDA P MT.
Abstrak Penciptaan Model Perubahan Lingkungan di Koridor Jalan untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Wahyu Wibowo, Iskandar Muda Purwaamijaya dan Herwan Dermawan. 2013. Fakta di lapangan menunjukkan nilai pertumbuhan sarana transportasi lebih besar dari pada pembangunan prasarana jalan. Prasarana jalan dibangun untuk memperlancar perpindahan orang, barang dan jasa dari suatu tempat ke tempat lain secara efektif dan efisien. Penyimpangan fungsi prasarana jalan terjadi di lapangan karena tidak selarasnya pertumbuhan sarana transportasi dengan pembangunan prasarana jalan serta kesenjangan rasio panjang jalan terhadap luas wilayah yang tidak memenuhi standar pelayanan minimal. Gagasan untuk menciptakan model perubahan lingkungan di koridor jalan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dikemukakan dengan harapan penyimpangan serta kesenjangan pembangunan prasarana jalan dapat diberikan pemecahan masalahnya berupa peningkatan dampak positif dan pengurangan dampak negatif pembangunan prasarana jalan sehingga terwujud suatu pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan dalam 3 tahap kegiatan dengan waktu kegiatan selama 3 tahun, yaitu tahap pertama adalah pengumpulan data fisik-kimia lingkungan, sosial-ekonomi lingkungan serta perancangan awal model spasial (keruangan) dan model aktivitas dinamis. Peranganan model spasial (keruangan) menggunakan aplikasi sistem informasi geografis yang didukung oleh perangkat keras komputer dan perangkat lunak Arcview GIS 3.3 dari ESRI (Environmental Science Research Institute) USA. Perancangan model aktivitas dinamis menggunakan perangkat keras komputer dan perangkat lunak Powersim 7 Service Express Release 7 USA. Metode untuk menciptakan model spasial perubahan lingkungan di koridor jalan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan adalah korelatif formal dengan pembobotan dan rating (skala ordinal) untuk memperoleh score (nilai) yang merupakan perkalian antara bobot dan nilai ordinal. Teknik tumpang-tindih (superimposed/overlay) lapisan-lapisan informasi (layers) data masukan digunakan untuk menghasilkan 8 kelas kemampuan lahan (land capability) di koridor jalan dengan metode deskriptif kuantitatif. Kondisi penggunaan lahan faktual di lapangan (existing land use) ditumpangtindihkan dengan hasil keluaran kemampuan lahan sehingga diperoleh informasi keselarasannya sebagai acuan untuk merumuskan kesimpulan dan rekomendasi tindakan-tindakan yang mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Data masukan analisis spasial (keruangan) meliputi tema-tema topografi (kemiringan lahan/slope), tekstur tanah, kedalaman efektif tanah, drainase tanah, erosi, ancaman banjir dan batuan/kerikil. Model spasial divalidasi berdasarkan RMS (root mean square) dari hasil registrasi dan transformasi koordinat metode Transformasi Affine menggunakan program Avenue yang dijalankan pada Arcview GIS 3.3. Data masukan model aktivitas dinamis meliputi komponen-komponen fisik-kimia lingkungan air, udara dan tanah, biologi lingkungan kerapatan flora dan fauna serta sosial kependudukan serta ekonomi lingkungan. Data aktivititas dikumpulkan secara seri selama periode 10 tahun dan hasil perhitungan rate (tingkat perubahan) dijadikan acuan untuk memprediksi masa depan. Model dinamis dibentuk dari diagram sebab akibat (causal loop) dan diimplementasikan menjadi flow chart (model diagram alir) yang nilai-nilai inisial, rate, constant, Boolean dan fungsi-fungsi aritmatika-nya disajikan dalam bentuk model persamaan (equation model). Validasi model dinamis menggunakan AME (absolute mean error), AVE (absolute variation error), KD (discrepancy coefficient), KF (Kalman filter) dan DB (Durbin Watson). Rekomendasi bagi para pembuat kebijakan diberikan berdasarkan nilai Sensitivitas (kepekaan) parameter dan model.
Kata kunci :
Download File Penciptaan-Model-Perubahan-Lingkungan-di-Koridor-Jalan-untuk-Mewujudkan-Pembangunan-Berkelanjutan.doc