headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Pembelajaran IPS Kontkstual Berbasis Budaya untuk Pengembangan Nilai-nilai Sosial Bidaya Siswa SMP

Kode : 995/S
Jenis Penelitian : Kependidikan Dasaran
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2014
Sumber Dana : UTU UPI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Peneliti - Dr. DIDIN SARIPUDIN S.Pd., M.Si.
- KOKOM KOMALASARI M.Pd.
- MOCH ERYK KAMSORI S.Pd.
Abstrak Latar belakang masalah: Pembelajaran IPS cenderung tidak kontekstual, potensi lingkungan setempat, khususnya budaya lokal, tidak dimanfaatkan guru secara optimal dalam proses pembelajaran. Secara konsepsional, mata pelajaran IPS dekat dengan lingkungan, oleh karena itu, pembelajaran IPS seharusnya memanfaatkan secara optimal potensi lingkungan agar lebih bermakna. Nilai lebih dari pembelajaran budaya lokal ini adalah untuk memudahkan mereka dalam memahami berbagai konsep-konsep IPS dan fenomena di lingkungannya serta meningkatkan apresiasi siswa terhadap budaya lokalnya. Oleh karena itu, perlu dikembangkan model pembelajaran IPS Kontekstual berbasis budaya. Pembelajaran kontekstual berbasis budaya merupakan pembelajaran yang mengaitkan antara materi yang dipelajari dengan nilai-nilai budaya lokal (local genius) siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara kompetensi yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga, masyarakat, dan warga negara. Rumusan Masalah: 1) Bagaimana model pembelajaran IPS kontekstual berbasis budaya secara konseptual di SMP? (materi, metode, media, dan evaluasi; 2) Bagaimana implementasi pembelajaran IPS kontekstual berbasis budaya dalam mengembangkan nilai-nilai sosial budaya siswa? (pendahuluan, inti, dan penutup); dan 3) Bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran IPS kontekstual berbasis budaya terhadap pengembangan nilai-nilai sosial budaya siswa SMP? Tujuan penelitian adalah menyusun model pembelajaran IPS Kontekstual Berbasis Budaya, dan mendeskripsikan dampak pembelajaran IPS Kontekstual Berbasis Budaya penerapan terhadap pengembangan nilai-nilai sosial budaya siswa SMP. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan desain Research and Development. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket. Analisis data kualitatif menggunakan langkah koleksi data, reduksi data, penyajian data (data display) dan penyimpulan/verifikasi, dan analisis data kuantitatif menggunakan analisis statistic deskriptif. Lokasi penelitian di SMPN 1 Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, dan subyek penelitian adalah siswa kelas VII dan guru pada mata pelajaran IPS. Kesimpulan: Desain pembelajaran dilakukan dengan cara membuat RPP, mengembangkan materi, memilih metode yang tepat, memilih sumber dan media pembelajaran dan merancang penilaian. Implementasi dengan tahap – tahap pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Nilai-nilai sosial budaya yang dikembangkan adalah cageur, bageur, bener, pinter; silih asih, silih asah, silih asuh; religius, disiplin, keberanian dan kebersihan serta ketertiban. Skor mean implementasi Pembelajaran IPS Kontekstual Berbasis Budaya terhadap pengembangan nilai-nilai sosial budaya siswa adalah 65.18. yang berarti menurut persepsi siswa tergolong pada kategori ‘baik’. Produk penelitian adalah 1) Paket dokumen/produk inovasi pembelajaran berupa pembelajaran IPS Kontekstual Berbasis Budaya, meliputi penorganisasian materi, metode, media, evaluasi dan RPP; 2) CD Pembelajaran IPS Kontekstual Berbasis Budaya; dan 3) Artikel ilmiah untuk jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional terujuk (refereed).
Kata kunci :
Download File Pembelajaran-IPS-Kontkstual-Berbasis-Budaya-untuk-Pengembangan-Nilai-nilai-Sosial-Bidaya-Siswa-SMP.doc