headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING

Kode : 153/E
Jenis Penelitian : Inovasi Pembelajaran
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2014
Sumber Dana : UTU UPI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS
Peneliti - Dr. VANESSA GAFFAR SE.AK,MBA.
Abstrak Data Badan Pusat Statistik (BPS)pada tahun 2010 menunjukkan tingkat pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 7,14% atau 8,3 juta orang dari 116,5 juta orang angkatan kerja. Akar permasalahan tingginya tingkat pengangguran di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor seperti rendahnya tingkat pendidikan, kesehatan, dan kurangnya lapangan kerja. Salah satu upaya untuk mendorong penciptaan lapangan kerja adalah dengan menggalakan minat wirausaha di kalangan anak muda. Banyak program yang diluncurkan pemerintah kepada perguruan tinggi untuk menumbuh kembangkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Berdasarkan hasil prapenelitian terhadap 30 orang mahasiswa UPI, mayoritas mahasiswa Program Mahasiswa Wirausaha belum berhasil memanfaatkan hibah ini dengan baik. Rata-rata mahasiswa belum mempunyai gambaran secara nyata maupun pengalaman untuk menjalankan bisnis, kebanyakan dari mereka berhasil memenangkan program tersebut karena berhasil melewati tahapan-tahapan seleksi dengan business plan yang menjanjikan karena mempunyai kemampuan komunikasi untuk mempresentasikan rencana bisnis dengan baik dihadapan para juri. Sementara secara praktek mereka belum sekalipun mempunyai pengalaman dalam menjalankan bisnis. Hal ini dikarenakan pendidikan kewirausahaan tidak bisa disampaikan hanya secara teoriti saja dengan memberikan materi di dalam kelas, tapi yang paling utama adalah memberikan “pengalaman” kepada mahasiswa bagaimana berwirausaha dalam praktek nyata sehingga akhirnya mahasiswa dapat “menghayati” makna kewirausahaan dan jiwa kewirausahaan mereka akan tumbuh. Berdasarkan hal tersebut, maka dibutuhkan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk belajar kewirausahaan dalam arti sesungguhnya. Karakteristik dan latar belakang mahasiswa yang berbeda diprediksi dapat menjadikan faktor pembeda niat mahasiswa untuk mau menjadi wirausaha. Mahasiswa yang mempunyai latar belakang pendidikan ekonomi diindikasikan akan mempunyai perhatian yang lebih besar terhadap kewirausahaan dibandingkan dengan mahasiswa yang berlatar belakang non ekonomi. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dikembangkan suatu model pembelajaran experiential learning untuk mata kuliah kewirausahaan pada Prodi Manajemen FPEB dan Prodi Pendidikan Sosiologi FPIPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) tipologi mahasiswa yang mengontrak kewirausahaan di Prodi Manajemen FPEB dan di Prodi Pendidikan Sosiologi FPIPS 2) minat wirausaha mahasiswa sebelum adanya model experiential learning pada mata kuliah kewirausahaan 3) Pengembangan model experiential learning pada mata kuliah kewirausahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Research and Development. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa yang mengontrak mata kuliah kewirausahaan pada Prodi Manajemen FPEB dan Prodi Pendidikan Sosiologi FPIPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa Prodi Manajemen berada pada kategori Sosial Group dan Creative Individualist, sedangkan mayoritas mahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi adalah pada Scholars. Niat berwirausaha mahasiswa meningkat setelah mahasiswa melakukan praktik kewirausahaan. Pengembangan model Experiential learning memberikan paradigma baru bagi mahasiswa untuk memahami konsep kewirausaha melalui praktik langsung. Hal ini dilakukan melalui perubahan silabus mata kuliah kewirausahaan dengan melibatkan tidak hanya teori tetapi juga praktik kewirausahaan.
Kata kunci : experiential learning model, kewirausahaan, niat berwirausaha mahasiswa
Download File PENGEMBANGAN-MODEL-PEMBELAJARAN-KEWIRAUSAHAAN-BERBASIS-EXPERIENTIAL-LEARNING.doc