headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Pengembangan Teknologi Proses Produksi Emulsifier Monogliserida (MAG) dan Digliserida (DAG dari Minyak Sawit Menggunakan Katalis Padat

Kode : 1423/T
Jenis Penelitian : Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT)
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2014
Sumber Dana : DIKTI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
Peneliti -
-
Abstrak Katalis padat dan pelarut dapat mengatasi kelemahan reaksi gliserolisis saat ini yang dilakukan dengan menggunakan katalis dengan harga mahal dan dilakukan pada suhu tinggi (220 – 250 oC). Tujuan umum penelitian ini adalah mengembangkan teknologi proses emulsifier MAG dan DAG dari minyak sawit menggunakan katalis padat. Adapun tujuan khususnya yaitu : 1) menghasilkan MAG dan DAG dari minyak sawit, 2) mendapatkan jenis katalis padat terbaik untuk proses gliserolisis, 3) mendapatkan kondisi proses gliserolisis terbaik, 4) mendapatkan kondisi proses pemurnian campuran MAG-DAG dari trigliserida dan gliserol terbaik, 5) mendapatkan kondisi proses fraksinasi MAG terhadap DAG terbaik, dan 6) mendapatkan informasi sifat fisiko-kimia MAG dan DAG.
Produk gliserolisis yang dikatalisis oleh bentonit dengan pelarut isopropil alkohol menghasilkan produk dengan karakteristik terbaik, yaitu mampu menurunkan tegangan permukaan air dari 44,933 dyne/cm menjadi 29,00 dyne/cm, kadar gliserol bebas sebesar 5,30%, dan kadar 1-mag 43,10%. Suhu gliserolisis pada 90 oC dan konsentrasi bentonit sebesar 5% mampu menghasilkan karakteristik produk lebih baik dimana produk dapat menurunkan tegangan permukaan air menjadi 26,63 dyne/cm, mengandung kadar gliserol bebas 4,78%, dan kadar 1-mag sebesar 57,92%. Produk gliserolisis dalam penelitian ini memiliki kemampuan menurunkan tegangan permukaan lebih baik dibandingkan dengan emulsifier komersial dan produk gliserolisis yang dibuat oleh Ariyanto (2009) masing – masing sebesar 30,15 dyne/cm dan 33,42 dyne/cm.
Luaran penelitian pada tahun I meliputi 1) produk gliserolisis yang merupakan campuran MAG dan DAG, 2) mengirimkan artikel “Pengaruh Jenis Katalis Padat dan Pelarut dalam Proses Gliserolisis Minyak Sawit” ke penerbit jurnal terakreditasi Teknologi Industri Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), 3) menyajikan hasil penelitian pada International Seminar Chemical Engineering in Minerals and Materials Processing oleh Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan judul “Effect of Clay as The Catalyst in The Palm Oil Glycerolysis Process” yang makalahnya kemudian akan direview untuk diterbitkan dalam Journal of Engineering and Technological Sciences, 4) paket teknologi proses gliserolisis minyak sawit menggunakan katalis padat, dan 5) informasi efektivitas teknologi proses gliserolisis terhadap sifat fisik dan kimia MAG dan DAG yang dihasilkan.
Kegiatan hibah tahun II meliputi : 1) Mendapatkan kondisi proses permunian produk terbaik, 2) Mendapatkan kondisi proses fraksinasi MAG dari DAG terbaik, 3) Mendapatkan kondisi proses produksi single cut glyceryl monopalmitate terbaik, 4) Mendapatkan kondisi proses gliserolisis pada skala 5 L, dan 5) Mendapatkan informasi karakteristik dan kinerja MAG dan DAG yang dihasilkan. Luaran yang akan dihasilkan dari kegiatan penelitian tahun kedua ini adalah : bahan ajar Teknologi Emulsi Pangan, penerbitan artikel ilmiah di seminar nasional/internasional, pengiriman artikel ilmiah ke penerbit jurnal terakreditasi atau internasional lainnya, reaktor gliserolisis pada skala 5 L, dan produk MAG dan DAG.
Kata kunci : minyak sawit, gliserolisis, emulsifier MAG, emulsifier DAG.
Download File Pengembangan-Teknologi-Proses-Produksi-Emulsifier-Monogliserida-(MAG)-dan-Digliserida-(DAG-dari-Minyak-Sawit-Menggunakan-Katalis-Padat.doc