headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Mewujudkan Budaya Sekolah Efektif melalui Model Visionary Leadership Oleh Kepala Sekolah Wanita di Lingkungan Dinas Pedidikan Kota Bandung

Kode : 1512/P
Jenis Penelitian : Studi Kajian Wanita
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2007
Sumber Dana : DIKTI
Fakultas : FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
Peneliti - Dra.Hj. SUKARTI NASIHIN M.Pd.
- Dra. TATY ROSMIATI M.Pd.
- Dra. YATI SITI MULYATI M.Pd.
Abstrak

Rendahnya kualitas manajerial organisasi pendidikan lebih banyak disebabkan karena kurangnya keahlian manajemen pendidikan yang merefleksikan pada kepemimpinan pendidikan dari tingkat konsep maupun praktis. Sedangkan komponen kehidupan di luar organisasi pendidikan telah berkembanga dan menuntut sikap responsive, akomodatif dan apresiatif menjawab tantangan zaman.


Penelitian ini dilandasi oleh permasalahan-permasalahan sebagai berikut: (1) belum ada jaminan adanya Visionary Leadership  untuk menangani perubahan yang terjadi di dunia pendidikan artinya bahwa dalam kondisi yang seperti sekarang dimana dunia semakin mengglobal, situasi tidak menentu, terjadi perubahan yang radikal dan otonomi yang trjadi, menginginkan kepemimpinan yang berorientasi masa depan (visioner), (2) Belum terjamin bahwa dengan adanya kepemimpinan dapat menghasilkan budaya yang positif apalagi kalau tidak dilaksanakan Visionry Leadership, (3) Belum adanya kriteria Budaya Sekolah Efektif, dan (4) Sekolah efektif masih dinilai dari keluaran yang dihasilkan itupun ditinjau dari sudut hasil ujian akhir (UAN). Penelitian yang dilakukan berangkat dari permasalahan dalam lingkup peristiwa-peristiwa yang diamati dalam konteks kegiatan kepala sekolah menjalankan kepemimpinannya di sekolah, budaya sekolah yang dibangun dalam mewujudkan sekolah yang efektif. Metode yang digunakan analisis kuantitatif yang didukung oleh deskriprif kualitatif. Lokasi penelitian yang digunakan adalah SMPN di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung,  dengan subjek penelitiannya adalah kepala sekolah.  Dalam rangka kepentingan pengumpulan data, teknik yang digunakan adalah sebagai berikut : Angket tertutup, Wawancara, dan Studi Dokumentasi. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dan permasalahan yang ingin dipecahkan, maka data yang terkumpul diolah dengan menggunakan rumus-rumus statistik sederhana.


Kesimpulan dari penelitian tentang kepala sekolah perempuan ini adalah: (1) Temuan Umum; a) Golden age kepala sekolah perempuan berada pada rentang usia 41 sampai dengan 50 tahun, b) Pengembangan diri dalam kesetaraan pendidikan sudah memadai dengan pencapaian kelulusan strata 2 dengan jurusan yang relevan, c) Pengalaman dalam pekerjaan sebagai guru memberikan bekal dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin, d) Karakteristik individu yang rata-rata tegas dengan rasa humoris sebagai seorang ibu dalam rumah tangga, e) berbagai penghargaan diperoleh dari berbagai program kegiatan sekolah. (2) Kepemimpinan Visioner Seorang Perempuan, angka temuan menunjukan sebesar 54,2% dari angka ideal 100% seorang perempuan memerankan diri sebagai seorang pemimpin yang memiliki karakteristik visioner, (3) Pembangunan Budaya Sekolah, angka temuan menunjukan 66,3% dalam pembangunan budaya sekolah, (4) Sekolah efektif, dengan dukungan dua kemampuan dalam kepemimpinan dan pengembangan budaya sekolah, maka dimungkinkan kearah sekolah efektif dapat dicapai.  Angka 54,6% menunjukan bahwa batas tengah dapat dicapai artinya bahwa seorang perempuan dapat mengembangkan sekolah efektif.


Kata kunci : Kota Bandung
Download File Mewujudkan-Budaya-Sekolah-Efektif-melalui-Model-Visionary-Leadership-Oleh-Kepala-Sekolah-Wanita-di-Lingkungan-Dinas-Pedidikan-Kota-Bandung .doc