headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Penerapan Model Pembelajaran Sainstifik Penjas untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Kode : 124/SD
Jenis Penelitian : PPKBK
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2014
Sumber Dana : BOPTN DIKTI
Fakultas : UPI Kampus Sumedang
Peneliti -
- Drs. TATANG MUHTAR M.Si.
-
Abstrak Salah satu upaya memperbaiki pengelolaan pembelajaran pendidikan jasmani melalui pendekatan saintifik yang memberi kesempatan yang luas kepada siswa untuk berfikir secara kritis, analisis dan tepat dalam mengidentifikasi, menemukan dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang berorientasi kepada pengetahuan prosedural. Pendekatan pembelajaran seperti ini diharapkan akan mampu mengatasi permasalahan pembelajaran pendidikan jasmani yang selama ini berorientasi pada keterampilan gerak semata yang bertentangan dengan esensi pembelajaran pendidikan jasmani keseimbangan antara sikap, keterapilan dan pengetahuan. Adapun tujuan penelitian ini pada hakikatnya sebagai bahan masukan kepada guru pendidikan jasmani di sekolah dasar agar mampu menerapkan dan menggunakan pendekatan pembelajaran saintifik pendidikan jasmani untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif, dimana peneliti berperan sebagai observer dan pelaksana penelitian. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus, yaitu terdiri dari kegiatan penelitian prasiklus, siklus 1, siklus 2, dan siklus 3. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan catatan lapangan, lembar wawancara, lembar pengamatan, dan kamera foto. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN Jatihurip Kecamatan Sumedang Utara dengan subjek yang diteliti siswa kelas VI. Hasil penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif tentang observasi perencanaan, kinerja guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa. Pada siklus 1, aspek perencanaan hanya mencapai 74,16%, aspek kinerja guru hanya mencapai 68,33%, aspek aktivitas siswa menunjukkan tidak ada siswa yang dinyatakan kurang, yang dinyatakan cukup 2,63%, dinyatakan baik 55, 26% dan yang dinyatakan baik sekali 42.10% dari keseluruhan target 90% dan aspek hasil belajar yang dinyatakan tuntas 47,38% dan yang dinyatakan belum tuntas 52,63% meskipun belum mencapai target 90%. Kemudian siklus ke 2 aspek perencanaan hanya mencapai 88,83%, aspek kinerja guru hanya mencapai 89,16%, aspek aktivitas siswa menunjukkan tidak ada siswa yang dinyatakan kurang, yang dinyatakan cukup 2,63%, dinyatakan baik 55, 26% dan yang dinyatakan baik sekali 42.10% dan aspek hasil belajar yang dinyatakan tuntas 68,38% dan yang dinyatakan belum tuntas 31,62% meskipun belum mencapai target 90%. Siklus 3, aspek perencanaan hanya mencapai 97,75%, aspek kinerja guru hanya mencapai 99,16%, aspek aktivitas siswa menunjukkan tidak ada siswa yang dinyatakan kurang, yang dinyatakan cukup 2,63%, dinyatakan baik 2, 63% dan yang dinyatakan baik sekali 97.36% dan aspek hasil belajar yang dinyatakan tuntas 94,73% dan yang dinyatakan belum tuntas 5,27% meskipun belum mencapai target 90%. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan pendekatan pembelajaran saintifik pendidikan jasmani dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan kesimpulan penelitian direkomendasikan kepada: (1) Guru Penjas dalam mengoptimalkan pendekatan pembelajaran saintifik dalam Penjas, (2) Kepala sekolah sebagai mitra guru dalam mengoptimalkan pelaksanaan pendekatan pembelajaran saintifik Penjas dan (3) Dinas Pendidikan dalam pembinaan guru Penjas yang berkualitas.
Kata kunci : Pendekatan Pembelajaran, saintifik Penjas, hasil pembelajaran dan kurikulum 2013.
Download File Penerapan-Model-Pembelajaran-Sainstifik-Penjas-untuk-Meningkatkan-Hasil-Belajar-Siswa.doc