headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Pengembangan Model Santun Berbahasa Sebagai Strategi Penanggulangan Dekadensi Moral di Kalangan Pelajar Perkotaan

Kode : 791/B
Jenis Penelitian : Hibah Bersaing
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2007
Sumber Dana : UPI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
Peneliti - Drs.H. SOFYAN SAURI M.Pd.
- Drs.H. AGUS SALAM RAHMAT M.Pd.
Abstrak

Penelitian ini berangkat  fakta-fakta empirik dan kajian teoretis tentang dinamika sosial dan pengaruh lingkungan terhadap perkembangan perilaku remaja dan lembaga pendidikan perkotaann, penelitian ini dirancang dengan maksud mengkaji dan mengembangkan model-model santun berbahasa sebagai strategi penanggulangan dekadensi moral yang terjadi di kalangan pelajar perkotaan. Model ini perlu diteliti dan dikembangkan mengingat beberapa urgensi faktual dalam masyarakat, yang apabila dibiarkan akan menjadi problem besar bangsa dan menghancurkan masa depan bangsa. Dengan assumsi di atas, tujuan penelitian ini dirumuskan: (1) mengkaji problem masyarakat pelajar melalui refleksi penggunaan bahasa di sekolah, (2) mengembangkan model santun berbahasa yang diharapkan dapat mengantisipasi realitas berbahasa pelajar, (3) mengimplementasikan model santun berbahasa agar tercipta suatu mekanisme dan sistem berbahasa santun sebagai cermin dan refleksi moral masyarakat pelajar.


Dengan menggunakan pendekatan naturalistik, penelitian ini menemukan dua tipe penggunaan bahasa dan sikap berbahasa pada siswa, yakni  pertama secara umum siswa berbahasa dan bersikap formal dan santun ketika berkomunikasi  dengan kepala sekolah dan guru, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Hanya sebagian kecil siswa menggunakan bahasa yang kurang santun dan bahasa prokem ketika berkomunikasi dengan kepala sekolah dan guru. Kedua, siswa menggunakan bahasa tidak santun (cenderung kasar) dan bahasa prokem ketika berkomunikasi dengan teman (sesama siswa) baik di kelas, di luar kelas, maupun lingkungan  sekolah.  Para siswa juga menggunakan bahasa yang kurang santun  dan bahasa prokem ketika melakukan komunikasi dengan masyarakat yang berada di luar sekolah, seperti pedagang. Dua tipe penggunaan bahsa tersebut menunjukkan bahwa siswa belum sepenuhnya menginternaliasikan nilai dalam kegiatan berkomunikasi, sehingga antara  berkomunikasi dengan guru dan dengan teman dan masyarakat cenderung berbeda tingkat kesantunannya.


 


Kata Kunci: kesantunan, strategi, dekadensi moral, model pembelajaran, naturalistik


Kata kunci :
Download File Pengembangan-Model-Santun-Berbahasa-Sebagai-Strategi-Penanggulangan-Dekadensi-Moral-di-Kalangan-Pelajar-Perkotaan .doc