headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Dampak Pelatihan Hipoxice Dalam Renang (Studi Eksperimen Penerapan Metode Latihan Interval Melalui Pelatihan Hypoxics Terhadap Peningkatan Kemampuan Statis dan Dinamis (Anaerobik dan Aerobik)

Kode :
Jenis Penelitian : Kompetitif
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2006
Sumber Dana : UTU UPI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN
Peneliti - Dr. R BOYKE MULYANA M.Pd.
Abstrak

 

Prestasi cabang
olahraga renang dipengaruhi oleh kemampuan anaerobik, salah satu cara untuk
meningkatkan kemampuan anaerobik ditempuh melalui latihan hypoxic yang biasa
dilakukan melalui latihan interval intensif dan ekstensif. Latihan interval
intensif ditandai dengan : intensitas latihan 80 90%, volume latihannya
rendah, instirahatnya panjang, dan lamanya latihan relatif pendek. Sedangkan
metode interval ekstensif ditandai dengan : intensitas latihannya 60 80%,
volume latihanya tinggi, istirahatnya pendek, dan lamanya latihan relatif
panjang.



Dari hasil temuan
penelitian dapat diperoleh gambaran bahwa fungsi dinamis anaerobik : (1)
Pelatihan hypoxic dengan sistem energi anaerobik alaktasid menunjukkan peningkatan
signifikan dalam kemampuan dinamis anaerobik alaktasid, (2) Pelatihan hypoxic
dengan sistem energi anaerobik laktasid menunjukkan peningkatan signifikan
dalam kemampuan dinamis anaerobik laktasid.



Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa prinsip
pelatihan hypoxic dengan metode interval intensif dan metode interval ekstensif
dapat meningkatkan kemampuan anaerobik (alaktasid maupun laktasid) dan juga
kemampuan aerobik

Kata kunci : Bandung
Download File Dampak-Pelatihan-Hipoxice-Dalam-Renang-(Studi-Eksperimen-Penerapan-Metode-Latihan-Interval-Melalui-Pelatihan-Hypoxics-Terhadap-Peningkatan-Kemampuan-Statis-dan-Dinamis-(Anaerobik-dan-Aerobik) .doc