headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Model laju korosi sufidisasi dan sulfide Craking Untuk Menentukan ketahan Korosi Internal pipeline akibat Hidrogen Sulpida

Kode : Mesin
Jenis Penelitian : Hibah Bersaing
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2008
Sumber Dana : DIKTI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
Peneliti - Dr. H. AGUS SOLEHUDIN ST,, MT.
- Dra. RATNANINGSIH EKO SARDJONO M.Si.
Abstrak Model  Laju  Korosi  Baja Karbon Dalam Lingkungan Hidrogen Sulfida. Baja karbon dan paduannya banyak digunakan pada instalasi lingkungan korosif. Korosi pada baja karbon dapat diakibatkan oleh adanya ion hydrogen dari hydrogen sulfida yang terdisosiasi pada temperatur yang relatif tinggi. Pengujian korosi dilakukan dalam sebuah media simulasi dari gelas kimia pada berbagai temperatur, waktu dan pH. Laju korosi dipelajari dalam larutan uji yang mempunyai rentang pH sebesar 3,5 6, waktu 2 10 jam dan temperatur 25 70 oC. Baja karbon yang digunakan sebagai bahan uji adalah     ST-37 dan API 5LX65. Berdasarkan hasil percobaan menunjukkan bahwa laju korosi meningkat seiring dengan meningkatnya waktu uji dan temperatur dan sebaliknya laju korosi menurun seiring dengan meningkatnya pH. Laju korosi sampel ST-37 lebih tinggi dari pada API 5LX65. Laju korosi baja ST-37 berada pada rentang 43,91 s/d 184,6 mpy, sedangkan laju korosi API LX65 berada pada dibawah 26 mpy. Baja ST-37 relatif kurang tahan korosi daibandingkan dengan API LX65 dalam lingkungan sulfida. Model laju korosi baja karbon dalam lingkungan hidrogen sulfida pada tekanan 1 atm dan rentang tempertur 30  - 70 oC     
       
Dimana konsentrasi ion H2S dalam ppm dan temperatur dalam kelvin.
Hasil verifikasi menunjukkan bahwa laju korosi dari model dengan hasil percobaan perbedaannya 1,5 %.

 

Kata kunci :
Download File Model-laju-korosi-sufidisasi-dan-sulfide-Craking-Untuk-Menentukan-ketahan-Korosi-Internal-pipeline-akibat-Hidrogen-Sulpida.doc