headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Analisis Perilaku kekekerasan Penonton Sepak bola &studi Kasus ada Penonton Sepak bola di Bandung.

Kode : 665/O
Jenis Penelitian : Pembinaan Dosen Muda
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2009
Sumber Dana : UTU UPI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN
Peneliti - Drs. YADI SUNARYADI
Abstrak

Fenomena perilaku kekerasan penonton yang terjadi dalam sepakbola telah menyebabkan banyak kerugian, tidak saja bagi orang-orang yang berpartisipasi langsung dalam sepakbola itu sendiri, seperti organisasi sepakbola, dan pemerintah daerah penyelenggara, tetapi juga bagi masyarakat pada umumnya.  Pada setiap penyelenggaraan Liga Sepakbola Indonesia, perilaku buruk yang ditunjukkan para penonton sepakbola Indonesia masih sering terjadi sampai sekarang.  Tidak ada satu solusi yang mampu memecahkan persoalan kekerasan dalam olahraga sepakbola ini,  karena faktor pemicunya banyak, juga tak ada solusi yang sederhana, karena penyebabnya begitu kompleks.


            Penelitian ini lebih diarahkan pada pemahaman konsep kekerasan yang dilakukan oleh penonton sepakbola pada umumnya, khususnya penonton sepakbola yang berada di Stadion Siliwangi Bandung, selama berlangsungnya Liga Sepakbola Indonesia yang berlangsung di stadion Siliwangi Bandung.


            Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian kualitatif, dengan desain Studi Kasus.  Data penelitian dikumpulkan melalui observasi berpartisipasi, wawancara, dan studi dokumentasi.  Subjek penelitian adalah para penonton sepakbola di stadion Siliwangi Bandung yang terpilih oleh peneliti sesuai dengan ciri-ciri yang sudah ditentukan.


            Temuan penelitian menunjukkan bahwa, (1) tindakan kekerasan kebanyakan dilakukan oleh para penonton tertentu yang sudah berpengalaman dalam menonton sepakbola, (2) peristiwa kekerasan terjadi di dalam dan di luar stadion, (3) karakteristik perilaku kekerasan antara lai: tindakan kekerasan tidak direncanakan dan aktivitasnya sebentar, (4) kondisi-kondisi yang menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan antara lain:  harapan yang tinggi akan kemenangan tim, keterikatan yang kuat dengan tim, tingkat ketegangan yang tinggi, kehadiran penonton lawan di stadion, kekalahan tim terus-menerus, petugas lapangan yang dianggap kurang kompeten memimpin pertandingan, kehadiran petuggas keamanan, (5)  tindakan kekerasan penonton bisa berawal dari perilaku pemain di lapangan atau keributan penonto di tempat lain dan menyebar ke arah penonton lainnya.


            Saran.  Strategi harus dibuat untuk menurunkan tingkat kekerasan, khususnya yang terjadi di stadion Siliwangi Bandung.  Strategi tersebut antara lain: bilamana memungkinkan keluarkan para penonton yang mengkonsumsi alkohol atau sejenisnya dari stadion, pemeriksaan di pintu tiket harus diperketat, kerjasama dan koordinasi yang lebih baik dari berbagai pihak yang berkepentingan, komunikasi antara polisi, tim, ketua bobotoh dan para pengikutnya, komitmen jangka panjang dan tidak hanya terfokus pada insiden-insiden dan pendekatan jangka pendek saja.


Kata kunci : Bandung
Download File Analisis-Perilaku-kekekerasan-Penonton-Sepak-bola-&studi-Kasus-ada-Penonton-Sepak-bola-di-Bandung. .doc