headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

Model Terapi Permainan Tradisional bagi Korban Bencana yang Mengalami Post Traumatic Stress Disorder

Kode : 1618/P
Jenis Penelitian : Stranas
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2009
Sumber Dana : DIKTI
Fakultas : FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
Peneliti - Dr. NANDANG RUSMANA M.Pd.
Abstrak

Riset ini didasarkan  atas kebutuhan rekonstruksi psikologis korban bencana khususnya yang mengalami post traumatic stress disorder (PTSD) menggunakan terapi permainan tradisional.  Penelitian  ini menggunakan pendekatan research and development. Model dieksplorasi melalui kajian konseptual, kontekstual dan aplikasi sehingga dihasilkan model operasional yang memenuhi syarat kelayakan isi/konseptual dan kelayakan empirik. Pengambilan data dilakukan dengan: (1) angket untuk mengukuran  intensitas dan indikator PTSD, (2) pedoman observasi dan wawancara, (3) pedoman penilaian pakar, dan  (4) instrumen efektivitas konseling pasca trauma. Kajian dilakukan dengan tiga kegiatan yakni; studi pendahuluan, validasi model dan uji model operasional. Studi pendahuluan bertujuan  mendapat gambaran objektif, l tentang PTSD dan  rumusan konseptual terapi permainan tradisional bagi korban bencana yang mengalami PTSD sebagai model hipotetik, termasuk  ragam dan jenis permainan tradisional yang bermuatan teurapeutik. Berikutnya validasi model, berisi validasi isi, validasi empirik dan revisi model hipotetik menjadi model operasional. Melalui tahap ini diketahui tingkat kelayakan isi atau konsepsi dan kelayakan operasional  model yang memadai. Validasi isi dilakukan 4 ahli konseling, Validasi isi oleh ahli ini dilakukan melalui teknik Delphi. Sedangkan  validasi empirik dilakukan untuk memperoleh masukan pendukung pelaksana implementasi model. Informasi dijadikan masukan merevisi model hipotetik  menjadi model  operasional. Revisi model hipotetik ini dilakukan untuk mengembangkan model hipotetik menjadi model operasional. Pengembangan dan Validasi Model operasional dilakukan dengan uji coba model terbatas. Tujuan utamanya adalah mendapatkan model operasional terapi permainan tradisional bagi korban bencana yang mengalami PTSD  yang teruji  keterlaksanaan dan efektivitasnya.  Uji efektivitas  ini dilakukan melalui Quasi-eksperimental design. Subjek sasaran uji keefektifan  model adalah siswa-siswa MI dan MTS Matla’ul Ulum Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.  Hasil asesmen kebutuhan terapi permainan tradisional sangat dibutuhkan dan sangat urgen dilaksanakan bagi korban bencana di Tasikmalaya mengingat faktanya menunjukan  PTSD menjadikan Terbayangi oleh pristiwa traumatis 24%, Harapan masa depan rendah, 21,77%, Berpikir negatif 17,33%, Emosional 24,4%, Mengisolasi diri 14,22, dan Merasakan Diri tidak berdaya  9,33%Model terapi permainan tradisional dikembangkan mencakup komponen model, yaitu; rasional, tujuan, ruang lingkup, populasi sasaran, asumsi dasar dan prinsip kerja, pendukung sistem layanan,peran konselor, prosedur pelaksanaan, dan evaluasi program, serta panduan pelaksanaannya; dinyatakan telah memenuhi syarat kelayakan isi menurut para ahli terapi dan kelayakan operasional berdasarkan penilaian para praktisi. Model terapi permainan tradisional yang dikembanghkan teruji secara signifikan dapat menurunkan kecemasan anak dengan korban bencana yang mengalami PTSD di Tasikmalaya. Dengan demikian, model terapi terapi permainan tradisional bagi korban bencana ini direkomendasikan untuk dimplementasikan lebih lanjut.


 


Kata Kunci : terapi permainan tradisional, korban bencana,  post traumatic stress disorder.


Kata kunci :
Download File Model-Terapi-Permainan-Tradisional-bagi-Korban-Bencana-yang-Mengalami-Post-Traumatic-Stress-Disorder .doc